Tentang Puisi

heran, mana mungkin kita bisa menikmati puisi terjemahan. seperti karya-karya Walt Whitman, jikalau dipindahkan ke bahasa Indonesia akan kehilangan maknanya. tak akan kita temukan metafor yang memukau. karena hampir kita tidak ada padanan kata yang tepat kata-per-kata, bait-per-bait, dalam tiap puisi.

Karenanya, nilai esoteris itu inheren dalam bahasa keseharian yang digunakan. kita tak akan pernah bisa turut merasakan pengalaman subjektif berbahasa yang dimiliki kebudayaan lain. yang kita bisa lakukan maksimal adalah interpretasinya, bukan maknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s